SULTENG RAYA – Program magang selama enam bulan di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu menjadi pengalaman berharga bagi puluhan peserta yang terlibat langsung dalam pelayanan publik hingga pengelolaan media sosial instansi. Sebanyak 29 peserta magang mengikuti program tersebut dan ditempatkan di sejumlah bidang pelayanan. Mereka belajar tentang administrasi keimigrasian, komunikasi pelayanan publik, hingga pembuatan konten digital.

Salah seorang peserta magang batch II, Emilia, mengaku mendapatkan banyak pengalaman baru selama menjalani magang di lingkungan Imigrasi Palu. “Seluruh pegawai sangat baik dan banyak memberikan ilmu yang bermanfaat untuk pengalaman dan pengetahuan kami selama magang,” kata Emilia, Rabu (20/5/2026).

Menurut Emilia, pengalaman menghadapi masyarakat secara langsung menjadi salah satu hal paling berkesan selama mengikuti program magang. Selain belajar pelayanan publik, para peserta juga diberi kesempatan mengembangkan kreativitas melalui pengelolaan konten media sosial kantor imigrasi. Sejumlah konten yang dibuat peserta disebut mendapat respons positif dari masyarakat.

Sementara, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, Muhammad Akmal, mengatakan para peserta magang mampu menghadirkan berbagai inovasi dan ide kreatif selama menjalani program. “Mereka punya banyak ide, mulai dari pelayanan sampai pembuatan konten kreatif. Itu terlihat dari media sosial kami yang mendapat banyak respons positif,” ujar Akmal.

Ia menilai program magang menjadi bekal penting bagi peserta sebelum memasuki dunia kerja. Menurutnya, pengalaman bekerja di lingkungan pelayanan publik dapat meningkatkan kemampuan komunikasi, disiplin, dan kerja sama tim. Para peserta juga memperoleh sertifikat magang sebagai bukti telah mengikuti program selama enam bulan di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu.Akmal berharap pengalaman tersebut dapat membantu peserta saat melamar pekerjaan di perusahaan maupun instansi pemerintah. “Skill mereka sudah terbentuk dan itu bisa menjadi nilai tambah ketika masuk dunia kerja,” katanya.*/YAT