SULTENG RAYA – Dinamika seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong tahun 2026 mulai menyita perhatian publik. Dari puluhan nama Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bersaing memperebutkan kursi strategis birokrasi, satu sosok menjadi perbincangan hangat di kalangan pemerintahan maupun masyarakat, yakni Hestiwati, istri Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase.
Nama Hestiwati mencuat setelah dinyatakan lolos seleksi administrasi pada dua formasi jabatan sekaligus dalam tahapan seleksi terbuka JPT Pratama. Ia tercatat ikut bersaing untuk posisi Staf Ahli Bidang Sumber Daya Manusia serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong.
Keterlibatan istri kepala daerah dalam kontestasi jabatan strategis birokrasi tentu menjadi perhatian tersendiri. Di satu sisi, setiap ASN memiliki hak yang sama untuk mengikuti seleksi jabatan sepanjang memenuhi syarat administrasi dan kompetensi. Namun di sisi lain, publik juga menaruh harapan besar agar seluruh tahapan berjalan transparan, profesional dan bebas dari konflik kepentingan.
Tahapan asesmen atau uji potensi dan kompetensi manajerial itu resmi dibuka langsung oleh Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, Sabtu (16/5/2026), di gedung auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong. Suasana kegiatan tampak formal namun penuh perhatian, mengingat seleksi kali ini akan menentukan wajah birokrasi Pemda Parigi Moutong ke depan.
Sebanyak 76 ASN tercatat mengikuti proses asesmen. Dari jumlah itu, enam peserta berasal dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, sedangkan 70 lainnya merupakan pejabat internal Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong. Mereka memperebutkan 19 kursi kosong Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang tersebar di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Di tengah banyaknya peserta, nama Hestiwati menjadi salah satu yang paling banyak diperbincangkan. Saat ini ia menjabat sebagai Kepala Bidang Pelayanan Rehabilitasi Sosial pada Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah. Dengan pengalaman birokrasi yang dimiliki, Hestiwati mencoba peruntungan pada dua posisi strategis yang cukup vital dalam pemerintahan daerah.
Berdasarkan pengumuman hasil seleksi administrasi tertanggal 13 Mei 2026, nama Hestiwati dinyatakan memenuhi syarat pada kedua formasi yang dilamar. Pada formasi Staf Ahli Bidang SDM, namanya berada di urutan keempat daftar peserta yang lolos administrasi. Sementara pada formasi Kepala Dinas Kesehatan, ia tercatat berada di urutan ketiga.