SULTENG RAYA – Puluhan siswa Sekolah Menengaha Pertama (SMP) Tanantovea, Kabupaten Donggala mengikuti penyuluhan tentang HIV/AIDS dari Tim dosen Poltekkes Kemenkes Palu yang merupakan wujud dari pengabdian kepada masyarakat, belum lama ini.
Edukasi tersebut dipimpin Ketua Tim, Dr. Helena Pangaribuan, S.Kep., Ns., M.Kep, bersama anggota tim Baiq Emy Nurmalisa, S.Kep., Ns., M.Kep, dan Inang, Amd.Keb. Penyuluhan ini mengusung metode Aku Bangga Aku Tahu (ABAT) sebagai pendekatan edukasi bagi remaja dalam memahami HIV/AIDS.
Dihadapan siswa SMP Tanantovea, tim menyampaikan pemahaman mengenai HIV, mulai dari cara penularan, pencegahan hingga pentingnya menjaga perilaku hidup sehat sejak usia remaja.
Ketua tim, Dr. Helena Pangaribuan, mengatakan kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan yang benar kepada siswa tentang HIV/AIDS agar mereka memiliki pemahaman sejak dini. “Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan pemahaman kepada siswa sejak dini mengenai HIV/AIDS, mulai dari cara penularan, pencegahan, hingga pentingnya menjaga perilaku hidup sehat,” ujarnya.
Para siswa juga diberikan penjelasan mengenai berbagai cara penularan HIV, diantaranya melalui kontak dengan cairan tubuh tertentu seperti darah, cairan sperma, cairan vagina, serta ASI dari ibu yang terinfeksi.
Selain itu, kata Helena, HIV juga dapat menular melalui hubungan seksual tanpa pengaman serta penggunaan jarum suntik secara bersama-sama yang berisiko memindahkan darah yang terkontaminasi virus.
