SULTENG RAYA – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Palu menggelar kegiatan pesantren kilat bagi Anak Binaan, Senin (2/3/2026).
Dengan menyusung tema “Membangun karakter Qurani di Tengah Ujian Hidup”. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pembinaan keagamaan serta membentuk karakter positif anak-anak selama menjalani masa pembinaan.
Kegiatan pesantren kilat yang dimulai dari tanggal 2-6 Maret 2026, diisi dengan berbagai materi keagamaan, seperti Keutamaan Ramadan dan Puasa, Cinta Al-Qur’an, Menjaga lisan dan pergaulan saat puasa, Keutamaan sedekah dan zakat, Lailatul Qadar, menjadi remaja sholeh, pembelajaran membaca Al-Qur’an, penguatan akhlak dan nilai-nilai moral, serta berbagai lomba-lomba.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para Anak Binaan dapat memperdalam pemahaman agama dan menjadikannya sebagai bekal dalam menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti.
Kepala LPKA Palu, Welli, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam memberikan pembinaan yang tidak hanya bersifat pendidikan formal, tetapi juga pembinaan mental dan spiritual.
“Kegiatan pesantren kilat ini merupakan wujud keseriusan kami dalam membina anak-anak tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga dalam membangun karakter, mental, dan spiritual mereka agar menjadi pribadi yang lebih baik kedepannya,” kata Welli.
Sementara, pihak Kemenag Palu, Ustaz H. Hader, mengapresiasi sinergi yang terjalin dalam mendukung pembinaan generasi muda agar menjadi pribadi yang lebih baik dan berakhlak mulia.
“kegiatan pesantren kilat ini menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan, memperkuat keimanan, serta membangun kesadaran anak binaan agar mampu memperbaiki diri dan menata masa depan dengan lebih optimis,” ujarnya.
Kegiatan pesantren kilat ini diharapkan menjadi titik awal perubahan positif bagi seluruh Anak Binaan. Melalui pembinaan keagamaan yang intensif, mereka tidak hanya memperoleh tambahan ilmu, tetapi juga penguatan iman, akhlak, dan kepercayaan diri untuk menatap masa depan yang lebih baik.
Salah satu Anak Binaan MF mengatakan senang mengikuti kegiatan ini karena dapat memberikan banyak manfaat dalam mengisi kegiatan di bulan ramadan.
“Pesantren kilat ini menjadi pengingat kami bahwa setiap individu memiliki peluang untuk berubah dan meraih kehidupan yang lebih baik ketika disertai tekad, doa, dan usaha yang sungguh-sungguh,” ucap MF.
Dengan semangat kebersamaan dan bimbingan dari para pembina, anak-anak binaan diajak untuk menjadikan momen ini sebagai kesempatan memperbaiki diri, menumbuhkan harapan, serta membangun komitmen untuk menjadi pribadi yang lebih disiplin, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia.*/YAT