SULTENG RAYA – Mengolah dessert kekinian tak selalu membutuhkan modal besar. Hal itu dibuktikan dalam kegiatan Cooking Class “Kreasi Pudding Nutrijell” yang digelar PT Forisa Nusapersada bersama peserta didik Jurusan Kuliner SMKN 1 Palu di Jalan Kartini, Kota Palu, Selasa (4/8/2026).

‎Dalam kelas memasak tersebut, para peserta didik mempraktikkan pembuatan puding susu melon strawberry with cream cheese, sebuah menu dessert yang menggunakan bahan utama produk-produk PT Forisa Nusapersada.

‎Dengan bimbingan Koordinator Tim Demo Promosi Dessert PT Forisa Nusapersada, Andi Indah Lestari beserta tim yaitu Nabila, Mega dan Adit, para peserta terlihat antusias mengolah setiap bahan hingga menjadi sajian yang menarik dan bernilai jual.

‎Indah mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari promosi perusahaan sekaligus upaya menginspirasi siswa agar lebih kreatif dalam mengembangkan produk kuliner.

‎”Tujuan utamanya tentu promosi. Tetapi kami juga ingin peserta didik bisa berkreasi melalui resep yang kami bagikan. Harapannya ini menjadi referensi untuk praktik di sekolah sekaligus ide usaha,” ujarnya.

‎Ia menjelaskan, seluruh bahan yang digunakan dalam pembuatan dessert tersebut berasal dari produk PT Forisa Nusapersada sehingga mudah diperoleh masyarakat.

‎Menurut Indah, SMKN 1 Palu dipilih karena memiliki jurusan kuliner yang dikenal berprestasi dan kreatif. Namun, program serupa tidak akan berhenti di sekolah tersebut.

‎”Kami memang membuat event seperti ini dengan menyasar sekolah yang memiliki jurusan tata boga. SMKN 1 Palu menjadi salah satunya. Ke depan kami juga akan mengunjungi sekolah-sekolah lain yang memiliki jurusan serupa,” katanya.

‎Selain menggelar cooking class, PT Forisa Nusapersada juga membuka layanan pendampingan untuk berbagai kegiatan masyarakat seperti hajatan maupun ulang tahun secara gratis melalui kantor perwakilan mereka di Jalan Khairil Anwar atau melalui nomor kontak (081242160537 / 085922440387)

‎Melalui program ini, PT Forisa Nusapersada menegaskan komitmennya mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif dengan mendorong lahirnya wirausaha baru di bidang kuliner. Peserta tidak hanya belajar teknik dasar memasak, tetapi juga dibekali keterampilan mengolah produk yang memiliki nilai jual.

‎Sementara itu, Ketua Program Kuliner SMKN 1 Palu, Hj. Surajida, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi kolaborasi tersebut. Menurutnya, sinergi antara dunia pendidikan dan industri memberikan pengalaman belajar yang lebih nyata bagi peserta didik.

‎”Jurusan kuliner memang fokus pada pembelajaran memasak. Namun dengan adanya sinergi seperti ini, anak-anak mendapatkan pengalaman baru yang menarik,” katanya.

‎Ia berharap kerja sama antara SMKN 1 Palu dan PT Forisa Nusapersada dapat terus berlanjut sehingga siswa memiliki lebih banyak kesempatan belajar langsung dari dunia industri. Bahkan jika memungkinkan, perlu ada MoU.

‎”Kami berharap ada keberlanjutan sinergi antara sekolah dengan PT Forisa Nusapersada agar hubungan ini semakin erat dan kegiatan seperti ini bisa terus dijadwalkan bersama jurusan kuliner di sini,” pungkasnya. RHT