SULTENG RAYA – Komitmen Polri dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat kembali ditunjukkan melalui keterlibatan aktif Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulawesi Tengah dalam kegiatan Manpa Fest 2026 dan Dialog Publik bertema “Palu Dibalik Layar: Fenomena Aplikasi Kencan dan LGBT terhadap Ledakan Kasus HIV/AIDS” yang berlangsung di Aula Study Center UIN Datokarama Palu, Jumat (22/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Biddokkes Polda Sulteng mewakili Kabiddokkes dengan menghadirkan personel sebagai narasumber guna memberikan edukasi kesehatan kepada mahasiswa dan peserta dialog. Kehadiran Polri dalam forum akademik ini menjadi bagian dari peran aktif institusi kepolisian yang tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam upaya peningkatan kesadaran kesehatan publik.

Tim Biddokkes yang terlibat dalam kegiatan terdiri dari AKP dr. Fredy Prasetyo Widayanto, Sp.M, Ipda dr. Endris Edya Tamboto, dan Brigpol Hariyanto Rasiamang, A.Md.Kep. Melalui pemaparan yang disampaikan, para narasumber memberikan penjelasan komprehensif mengenai HIV/AIDS, faktor risiko penularan, pentingnya deteksi dini, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan oleh masyarakat, khususnya generasi muda.

Partisipasi Biddokkes Polda Sulteng dalam kegiatan tersebut mendapat respons positif dari peserta. Diskusi berlangsung dinamis dan interaktif, mencerminkan tingginya perhatian mahasiswa terhadap isu kesehatan yang berkembang di tengah masyarakat. Melalui pendekatan edukatif dan humanis, Polri hadir sebagai mitra masyarakat dalam memberikan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Keterlibatan Biddokkes Polda Sulawesi Tengah dalam Manpa Fest 2026 menjadi wujud nyata implementasi Polri Presisi yang hadir di tengah masyarakat melalui pelayanan, perlindungan, dan edukasi. Diharapkan kegiatan semacam ini dapat semakin memperkuat sinergi antara kepolisian, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat, produktif, dan berdaya saing. AMR