“Polri berkomitmen untuk terus mendukung dan mewujudkan ekosistem pertanian jagung secara menyeluruh, mulai dari hulu sampai dengan hilir meliputi penyiapan lahan, penyediaan bibit, penanaman, perawatan, hingga memastikan penyerapan hasil panen.”
“Menghasilkan pangan dan makanan adalah melanjutkan peradaban. Penyediaan pangan menjadi fondasi penting dalam membangun generasi yang sehat, kuat, dan berdaya saing,” kata kapolri.
Untu tingkat lokal, kegiatan panen di Kelurahan Duyu dihadiri oleh Plt Wakapolresta Palu AKBP M. Ilham, Dandim (Komandan Distrik Militer), babinsa (bintara pembina desa), bhabinkamtibmas (bintara bhakti kamtibmas), serta sejumlah petani lokal. Panen bersama antara Polri, TNI, dan masyarakat sipil adalah bentuk dukungan dalam upaya meningkatkan produksi pangan.
Lahan binaan Polresta Palu di Kelurahan Duyu merupakan wujud nyata dari program pemberdayaan masyarakat pertani yang dilakukan secara berkelanjutan. Meskipun luasan lahan yang dipanen di Palu (0,7 hektare) jauh lebih kecil dari skala nasional, kegiatan ini memiliki signifikansi penting sebagai bagian dari strategi distribusi dan keterlibatan lokal dalam program ketahanan pangan. AMR