Sementara itu, Kepala MAN IC Palu, Hj. Mardiati Rosmah, S.Ag., M.Ag mengungkapkan, jika kegiatan tersebut adalah bagian dari program kerja madrasah ini, sekaligus memanfaatkan kehadiran Kasubdit Kurikulum dan Evaluasi Dorektorat KSKK Madrasah Dirjen Pendis Kemenag RI. “Kami memanfaatkan kehadiran Bapak Kasubdit Kurikulum dan Evaluasi, apa lagi beliau ini adalah pakar kurikulum cinta,”sebutnya.
Sebenarnya kata Mardiati Rosmah, ini adalah tahun kedua madrasah ini menerapkan Kurikulum Cinta sejak dicanangkan, namun untuk menyelami lebih dalam esensi dari kulurikulum tersebut, tidak ada salahnya jika dilakukan Bimtek dengan memanfaatkan kehadiran pakarnya.
“Semakin sering kita berinteraksi dengan Pak Kasubdit Kurikulum dan Evaluasi, tentu semakin mendalam implementasi Kurikulum Cinta ini,”ujar Mardiati.
Katanya, sebagai Madrasah unggulan, harus menjadi terdepan melakukan penyesuaian, baik itu terhadap kurikulum maupun perkembangan terknologi sarana pembelajaran. “Bersyukur kita MAN IC Palu cepat beradaptasi dengan hal tersebut,”ungkapnya.
Kasubdit Kurikulum dan Evaluasi Dorektorat KSKK Madrasah Dirjen Pendis Kemenag RI. Dr. H. Abdul Basit dalam materinya menyampaikan, jika esensi dari kurikulum ini harus diimplementasikan di semua lini, baik itu intrakurikuler maupun ektrakurikuler. Sehingga dalam proses pembelajaran masuk di dalamnya kurikulum cinta dan pembelajaran mendalam.
Sementara dalam kehidupan sehari-hari sebutnya, hal itu dapat diimplementasikan secara sederhana namun maknanya sangat dalam, seperti saat membangunkan anak-anak di asramnya. “Membangunkan anak-anak di asrama tidak perlu dengan teriak-teriak, sentuh dengan kasih sayang,”sebutnya.
Bimtek ini diakhiri dengan interaksi tanya jawab oleh peserta ke pemateri. ENG