Sementara itu, Wali Kota Palu melalui Asisten Usman, berharap semangat belajar para lulusan tersebut terus terjaga, tidak merasa puas dengan pencapaian saat ini, karena perjalanan sesungguhnya baru saja dimulai. Selain itu, sebagai lulusan MAN IC Palu yang memiliki kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, dan kecerdasan spiritual diharapkan agar tetap menjaga integritas serta menjadi agen perubahan yang positif bagi masyarakat.
“Di era globalisasi dan digitalisasi saat ini, tantangan generasi muda semakin kompleks. Oleh karena itu, saya berharap anandaku sekalian dapat terus menjaga integritas, akhlak, dan semangat belajar,”pesan Wali Kota melalui Asisten Usman.
Di tempat yang sama, Kepala Madrasah MAN IC Palu, Hj. Mardiati Rosmah, S.Ag., M.Ag menyampaikan dari 108 lulusan itu sebagian besar telah berhasil diterima di berbagai kampus terbaik di Indonesia. Di antaranya adalah Universitas Indonesia (UI), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip), dan Universitas Airlangga (Unair).
Selain itu, berbagai macam jurusan dan bidang ilmu telah ditembus, termasuk kedokteran. Bahkan sebanyak 13 siswa berhasil lolos melalui jalur SPAN-PTKIN. “Ini membuktikan bahwa siswa madrasah mampu bersaing baik di perguruan tinggi umum maupun perguruan tinggi keagamaan terbaik,”sebutnya.
Ia juga menyampaikan optimismenya, jika Angkatan 8 akan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi bahkan melampaui jejak prestasi angkatan sebelumnya yang berhasil mencatat sejarah 91,4% lulusan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. “Hari ini, 108 siswa yang berdiri di depan kita bukanlah lagi anak-anak yang baru datang, melainkan para pemenang yang siap menaklukkan dunia,”ucapnya optimis.
Kepala Madrasah ini juga mengingatkan kepada lulusannya, jika nama angkatan mereka adalah doa. Sehingga diharapkan mereka memiliki sikap seperti cahaya yang menerangi kegelapan. “Jadilah pribadi yang memberi kemanfaatan di mana pun kalian berpijak.
Ingatlah, kalian adalah lulusan MAN Insan Cendekia, pribadi yang memiliki otak yang cerdas, namun tetap memiliki hati yang bersujud kepada Sang Pencipta. Pergilah dengan gagah, kembalilah dengan kisah sukses yang menginspirasi. Jangan pernah lupakan almamatermu, dan yang terpenting, jangan pernah meninggalkan ibadahmu,”pesan Mardiati. ENG