“Kami ingin memotivasi warga agar lebih aktif menjaga lingkungannya. Pos yang ideal tidak hanya harus bersih, tetapi wajib memiliki kesiapan sarana pendukung seperti senter, borgol, hingga alat pemadam sederhana agar siap menghadapi situasi darurat,” ujar Agus.
Selain fisik dan peralatan, aspek kedisiplinan administrasi juga menjadi poin krusial. Menurut Agus, pendokumentasian melalui buku mutasi sangat penting agar setiap dinamika keamanan di desa dapat terpantau dan dikoordinasikan secara cepat dengan Bhabinkamtibmas.
Melalui penilaian ini, Polres Tojo Una-Una berharap Desa Sabo dan desa-desa lainnya dapat terus konsisten menjaga standar keamanan lingkungan secara mandiri demi terciptanya kondusivitas wilayah yang berkelanjutan. AMR