Wali kota melalui camat juga mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang mengusung konsep “Ruang Tamu Pengawu”, yang dinilai sederhana namun penuh makna.

Konsep tersebut menghadirkan suasana kekeluargaan dengan duduk bersama secara lesehan tanpa sekat, menciptakan kehangatan layaknya berada di ruang tamu keluarga. “Ini menjadi simbol bahwa di tengah ada keberagaman, kita tetap satu dalam kebersamaan, saling menghargai, dan saling menguatkan,” lanjut. amat.

Menurutnya, kehangatan seperti ini menjadi fondasi penting dalam membangun lingkungan yang harmonis dan masyarakat yang kuat. Dengan kebersamaan, masyarakat diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan, menjaga keamanan dan ketertiban, serta mendorong kemajuan di Kelurahan Pengawu dan Kota Palu secara umum.

Di akhir sambutan, wali kota berharap melalui kegiatan tersebut, semangat persatuan dan gotong royong semakin tumbuh di tengah masyarakat. “Mari kita jadikan momentum Idulfitri ini sebagai titik awal untuk menjadi pribadi yang lebih baik, lebih peduli, dan lebih berkontribusi bagi lingkungan sekitar,” tutup camat. ABS