“Kami telah menyiapkan infrastruktur yang memadai untuk memastikan kelancaran ujian bagi seluruh peserta, termasuk fasilitas pendukung bagi mereka yang memiliki kebutuhan khusus,” ucap Adfiyanti.

Ia juga menambahkan, jika berdasarkan data statistik peminat menunjukkan persaingan yang cukup ketat pada beberapa program studi. Program studi S1 Kedokteran dan D3 Keperawatan tercatat memiliki jumlah peminat tertinggi, masing-masing mencapai 1.163 dan 1.240 pendaftar.

Sementara rasio keketatan tertinggi ada pada D3 Manajemen Pemasaran dengan angka 1 banding 32,68. Dari sisi demografi, mayoritas peserta berasal dari Provinsi Sulawesi Tengah dengan jumlah 9.370 orang, disusul oleh Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan.

Untad sendiri mendapat kuota penerimaan mahasiswa baru jalur SNBT 2026 hanya 4.529 kursi. Olehnya, dengan persaingan yang sangat ketat, diharapkan seluruh peserta dapat mempersiapkan diri dengan baik. ENG