Sementara itu, Kajati Sulteng, Nuzul Rahmat mengatakan bahwa Pers sebagai mitra sejajar yang selalu mengawasi pembangunan daerah. Pengambil kebijakan perlu masukan dan kritik yang membangun dari pers untuk menjaga keseimbangan daerah. Kejati Sulteng sepakat melaksanakan kemitraan dengan PWI, yang bisa dilakukan dengan diskusi atau pertemuan rutin untuk penguatan literasi hukum.

Kolaborasi dilakukan untuk meningkatkan kapasitas SDM di kedua lembaga, utamanya pemahaman tentang UU pers dan UU Keterbukaan Informasi Publik, serta Kode Etik profesi.”Kalau perlu sinergi ini kita buat juga di kabupaten-kabupaten,” kata Kajati Nuzul Rahmat.

Dalam pertemuan tersebut, Rombongan PWI yang hadir, yakni Ketua Tri Putra Toana.
Tri Putra didampingi jajaran pengurus PWI Sulteng, di antaranya Dewan Kehormatan Mahmud Matangara, Sekretaris Temu Sutrisno, Wakil Ketua Bidang Hukum Udin Salim, Wakil Ketua Bidang Pendidikan Murtalib, Wakil Ketua Bidang Organisasi Fery, Ketua SIWO Irwan, serta Bendahara Helmy Jatmika.

Sementara Kajati Sulteng, turut didampingi oleh Asisten Intelijen Salman, Kepala Seksi Penerangan Hukum La Ode Sopyan, serta dua kepala seksi lainnya, Reza dan Farid. WAN