Tanpa babak tambahan, pertandingan harus ditentukan lewat adu tendangan penalti. Keputusan taktis diambil kubu Banteng Olaya, kiper Reki ditarik keluar dan digantikan Aco, spesialis penalti. Keputusan itu terbukti tepat. Lima algojo Banteng Olaya Aswandi, Iman, Alif, Afandi, dan Ferdiansyah menjalankan tugas dengan sempurna. Sementara Dyn Walet hanya mampu mencetak tiga gol melalui Akbar, Rifal, dan A. Rukman.

Tendangan Kholik melenceng dari sasaran, sedangkan Naim tak sempat mengeksekusi karena skor sudah tak terkejar. Banteng Olaya pun menang 5-3 dan melangkah ke perempat final.

Sementara itu, sehari sebelumnya, Sabtu (7/2/2026), tuan rumah Patriot Bambalemo lebih dulu mengamankan tiket perempat final usai menaklukkan Garuda Mitra Tolai dengan skor tipis 2-1. Frans membuka keunggulan cepat di menit ke-2, disusul gol Rifki pada menit ke-59.

Garuda Mitra sempat membalas lewat Rehan di menit ke-4, namun hingga laga usai skor tetap berpihak pada Patriot. Dua laga, dua cerita. Drama, determinasi, dan sorak penonton terus mengiringi langkah tim-tim terbaik menuju fase krusial Gubernur BERANI Cup 2026. AJI