SULTENG RAYA-Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tapak Suci Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu berhasil mengharumkan nama kampus di Tournament Pencak Silat Militer Piala Pangdam XXIII/Palaka Wira yang dilaksanakan pada tanggal 2 – 8 Februari 2026 di Gedung Gelora Bumi Kaktus (GBK), Kota Palu.
Dari empat atlet yang dikirim oleh Unismuh Palu di tournament itu, masing-masing Moh. Kamil (FKIP), Tio Prasetyo (Fakultas Ekonomi dan Bisnis), Tri Candra RH Aluy (FKIP), dan Moh.Ridho Satya (Fakultas Teknik) tiga diantaranya berhasil membawa pulang medali.
Ketiga atlet ini yakni Tio Prasetyo berhasil membawa pulang Silver Medal (Medali Perak), disusul Tri Candra RH Aluy dan Moh. Ridho Satya berhasil membawa Bronze Medal (Medali Perunggu).
Ketiganya tampil apik di tournament itu, meskipun Tio Prasetyo harus menerima kenyataan jika plipis kirinya harus dijahit akibat cedera ringan saat berhadapan dengan atlet dari Persinas ASAD Sulawesi Tengah.
Disusul penampilan Moh. Ridho Satya juga tidak kalah apik saat berhadapan dengan atlet dari Pangdam XIV/Hasanuddin, begitu juga dengan Tri Candra RH Aluy harus berhadapan dengan atlet dari UKM Unismuh Mamuju.
Wakil Rektor III Unismuh Palu, Dr. Budiman, S.Pd., M.Kes mengucapkan selamat atas prestasi yang diperoleh oleh ketiga mahasiswanya itu. Prestasi tersebut dianggap sangat membanggakan kampus, mengingat tournament ini merupakan tournament nasional.
“Ini tentu sangat membanggakan kami, semoga prestasinya mampu dipertahankan, jika perlu ditingkatkan,”harap Warek III.
Hal yang sama diucapkan Kepala Biro Kemahasiswaan Abdul Salam, S.Pd., M.Pd, mengaku sangat bangga melihat atlet yang diterjunkan di tournament tampil maksimal. “Mereka tampil maksimal didampingi pelatihnya, saya bangga dengan mereka,”ujar Abdul Salam.
Sebelumnya, tepatnya Sabtu (31/1/2026) keempat atlet dan seorang pelatih yakni Magfirah Jaslin dilepas langsung oleh Rektor Unismuh Palu, Prof. Dr. H. Rajindra, SE., MM didampingi oleh Kepala Biro Kemahasiswaan Abdul Salam, S.Pd., M.Pd di ruang kerja Rektor.
Saat pelepasan itu, Prof Rajindra mengingatkan agar mereka ini mengedepankan profesionalitas dan sportifitas dalam bertanding, serta harus mampu mengontrol emosi dan tidak mudah terpancing provokasi. Menurutnya, lawan bertanding bukanlah musuh, melainkan kawan dalam arena pertandingan. ENG