SULTENG RAYA-Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu melalui Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat (LPPM) kembali melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan ke-69, kali ini menyasar posko yang ada di dalam kampus, yakni posko 1 dan Posko 2.

Mereka ini adalah mahasiswa Non Reguler berjumlah 36 orang, terbagi dalam dua posko, masing-masing posko berjumlah 18 orang.

Hadir secara langsung melakukan Monev mewakili Rektor Unismuh Palu Prof. Dr. H. Rajindra, SE., MM yakni Wakil Rektor III Dr. Budiman, S.Pd., M.Kes. Wakil Rektor IV Dr. Moh Yusuf Hasmin, SH., MH didampingi Ketua LPPM Unismuh Palu Dr. Rukhayati, SE., MM bersama Timnya, serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Nur Rismawati, S.Si., M.Sc.

Monev ini dipusatkan di Aula LPPM Unismuh Palu, masing-masing ketua posko melaporkan perkembangan realisasi setiap program yang telah mereka susun. Dalam laporan itu rata-rata realisasi program telah mencapai 80 persen. Adapun program peserta KKN diantaranya renovasi taman LPPM, Aula LPPM, pelabelan kursi, pemasangan paving block, sosialisasi PMB dan narkoba di sejumlah sekolah, hingga senam dan kerja bakti.

Namun terdapat sejumlah catatan yang disampaikan oleh Wakil Rektor IV terkait laporan tersebut, diantaranya perlu memperbaiki pencatatan laporan. “Catatannya perlu diperbaiki, contoh penanaman pohon, itu targetnya bukan hari atau minggu, tapi pohonnya berapa pohon targetnya yang ditanam, agar estimasi capaian dapat diketahui. Begitu juga pemasangan paving block, bukan hari atau minggu tapi meter, berapa meter yang telah terpasang,”ujar Moh Yusuf Hasmin.

Selain itu, Warek IV juga mengingatkan agar jangan sampai penarikan KKN masih ada utang program yang belum terealisasi, Ia berharap semua program bisa terealisasi sebelum penarikan. “Usahakan begitu penarikan sudah tidak ada utang program,”tegas Warek IV.

Hal yang sama juga diutarakan oleh Warek III, Ia meminta format laporan posko 1 dan 2 diseragamkan. “Posko 1 bisa mengikuti format Posko 2,”pesannya.

Selain itu, Warek III juga mengingatkan agar program titipan Warek I Dr. Sudirman, S,KM., M.Kes segera direalisasikan oleh peserta KKN sebelum penarikan yakni pengajian bersama dengan PCM.

Dalam laporan ketua posko 1 dan posko 2 tidak terdapat kegiatan pengajian bersama PCM. Warek III berharap itu dapat segera direalisasikan sebelum penarikan. “Sampai hari ini belum ada saya lihat bahkan tidak dimasukan di dalam program. Itu harus dimasukan dalam program dan direalisasikan sebelum penarikan, masih ada sisa waktu, di Muhammadiyah ini banyak sekali pengajian,”ujar Budiman.

Sementara itu, Ketua LPPM unismuh Palu, Dr Rukhayati berharap semua catatan dan masukan yang disampaikan oleh kedua Wakil Rektor tersebut diperhatikan dan dikerjakan dengan baik oleh kedua posko. “Inikan masih ada sisa waktu sebelum penarikan, saya kira masih bisa mereka realisasikan itu,”sebut Rukhayati.

Ia melanjutkan, bahwa inilah salah satu manfaat dari Monev itu, untuk memastikan semuanya berjalan dengan baik sebagaimana yang diharapkan saat pembekalan. Jika menemukan hal yang tidak sesuai akan diberikan masukan untuk segera diperbaiki. ENG