SULTENG RAYA-Universitas Tadulako (Untad) memperluas perannya dalam pengembangan ekosistem halal melalui kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) yang ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman pada Rabu (4/2/2026) di Gedung BPJPH, Jakarta Timur.
Kesepakatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia halal sekaligus mendorong kontribusi perguruan tinggi dalam industri halal nasional.
Nota Kesepahaman tersebut ditandatangani oleh Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan dan Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T. Kerja sama ini berfokus pada implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, meliputi bidang pendidikan, riset kolaboratif, pengabdian kepada masyarakat, serta pelatihan dan penguatan kompetensi sumber daya manusia di bidang jaminan produk halal.
Melalui kolaborasi ini, Untad dan BPJPH juga mendorong pengembangan kurikulum jaminan produk halal pada berbagai jenjang pendidikan, mulai dari diploma, sarjana, hingga pascasarjana. Upaya tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan tenaga ahli halal yang terus meningkat seiring berkembangnya industri halal di Indonesia.
Momentum kerja sama ini berlangsung bersamaan dengan agenda nasional yang menghadirkan kolaborasi internasional antara Indonesia dan Kerajaan Yordania dalam bidang jaminan produk halal. Kehadiran mitra internasional tersebut membuka peluang sinergi yang lebih luas bagi perguruan tinggi di Indonesia, termasuk Universitas Tadulako.
Pada kesempatan yang sama, Rektor Universitas Tadulako melakukan pertemuan dengan Duta Besar Kerajaan Hasyimiyah Yordania untuk Indonesia, Sudqi Attalah Al Omoush, guna membahas peluang kerja sama di bidang pendidikan dan industri halal. Pemerintah Yordania disebut berencana menjalin kemitraan dengan 15 perguruan tinggi di Indonesia, dan Universitas Tadulako menjadi salah satu perguruan tinggi yang berpotensi terlibat dalam kolaborasi tersebut. Peluang kerja sama ini menjadi bagian dari upaya internasionalisasi Universitas Tadulako dalam memperkuat pertukaran pengetahuan, riset bersama, serta penguatan jejaring di tingkat global.
Dalam kegiatan tersebut, Rektor Universitas Tadulako turut didampingi oleh Ketua Senat Universitas Tadulako, Prof. Dr. Djayani Nurdin, S.E., M.Si.; Kepala LPPM Universitas Tadulako, Dr. Lukman, M.Hum.; Anggota Dewan Pertimbangan Universitas Tadulako, Prof. Dr. Sutarman Yodo, S.H., M.H.; Rektor Untad Periode 2019–2023, Prof. Dr. Mahfud, M.P.; Sekretaris Senat Universitas Tadulako, Ir. Iqbal, M.T.; serta Kepala Halal Center LPPM Universitas Tadulako, Budi, M.Pd.*ENG