Dalam kegiatan tersebut, Direktur Manajemen Risiko didampingi oleh Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, bersama jajaran manajemen. Deny menyampaikan bahwa MWT mendorong peningkatan kesiapan operasional di unit kerja.

“Kegiatan ini memperkuat disiplin operasional dan menjadi pengingat pentingnya pengelolaan risiko yang terintegrasi, terutama di fasilitas yang berperan langsung dalam pelayanan energi kepada masyarakat,” ujarnya.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menambahkan bahwa MWT juga menunjukkan komitmen perusahaan dalam membangun budaya keselamatan dan tata kelola yang kuat. “Pertamina Patra Niaga terus memastikan setiap fasilitas dikelola secara profesional, aman, dan transparan sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan kepada masyarakat dan pemangku kepentingan,” tutupnya.

Melalui pelaksanaan MWT ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus memperkuat implementasi manajemen risiko dan menjaga keandalan operasional Fuel Terminal Luwuk guna mendukung kelancaran pasokan energi yang berkelanjutan. *WAN