SULTENG RAYA – Di bawah terik matahari Lapangan Patriot Bambalemo, Bhayangkara Jurnalis menulis cerita kejutan. Tak diunggulkan, pincang oleh absennya empat pemain inti, mereka justru menumbangkan tim bertabur bintang, Bintang Timur Pangi, dengan skor tipis 1-0 dan melangkah ke perempat final Gubernur BERANI Cup 2026, Selasa (3/2/2026).
Laga sistem gugur ini sejak awal berjalan dalam tempo tinggi. Bhayangkara Jurnalis datang dengan status underdog—tanpa Fiqri Alamri, Udin Kidal, Devid, dan Fikri Nupabomba. Sebaliknya, Bintang Timur tampil hampir full team, diperkuat Moh. Rivaldi eks Sriwijaya FC dan Persipal Palu, striker berbahaya Fiki Lesmana asal Palu, serta deretan pemain lokal terbaik.
Namun sepakbola selalu punya ruang untuk kejutan. Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim saling jual beli serangan. Trio depan Bintang Timur—Fiki Lesmana, Alfin, dan Abdi—beberapa kali menusuk pertahanan Bhayangkara Jurnalis. Tapi rapatnya barisan belakang yang dikawal Farid, Hendra, Anan Efendi, dan Fahrezi membuat setiap ancaman kerap kandas sebelum mencapai titik berbahaya.
Bhayangkara Jurnalis pun bukan tanpa perlawanan. Mengandalkan Fandi Pulu—pemain Liga 2 Persipal Palu—bersama Ardiansyah dan Farid Ogotion, mereka beberapa kali membuat jantung pertahanan Bintang Timur berdegup.
Tendangan bebas Fandi Pulu masih mampu ditepis kiper Herdi. Kapten tim, Stenly, bahkan nyaris memecah kebuntuan dari sisi kanan, namun sepakan kerasnya masih melebar tipis. Skor kacamata bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, panas matahari berpadu dengan riuh penonton yang memadati pinggir lapangan. Pergantian pemain mulai memberi warna. Hanan masuk menggantikan Iniesta yang mulai kelelahan—dan perubahan itu menjadi titik balik pertandingan.