Presiden menambahkan, sektor pariwisata relatif lebih mudah dan murah untuk dikembangkan dibandingkan sektor lainnya. Namun, kebersihan lingkungan menjadi faktor kunci yang menentukan daya tarik suatu daerah. “Pariwisata ini penyiapannya paling murah dibandingkan sektor lain. Tapi kalau lingkungannya kotor, orang tidak akan datang,” ujarnya.
Menanggapi arahan tersebut, Wakil Bupati Parigi Moutong menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong selama ini telah memberikan perhatian serius terhadap persoalan kebersihan kota dan pengelolaan sampah.
Ia menegaskan bahwa pengawasan tidak hanya dilakukan melalui laporan administratif, tetapi juga dengan pemantauan langsung di lapangan untuk memastikan kondisi kebersihan lingkungan tetap terjaga.
“Selama ini kami tidak hanya menerima laporan di atas meja. Saya memantau langsung kondisi kebersihan di lapangan dan secara rutin mengontrol kebersihan kota, agar persoalan sampah dapat ditangani secara cepat dan tepat,” ujar Wakil Bupati.
Menurutnya, pemantauan langsung sangat penting untuk mengetahui kondisi riil di lapangan, sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi, mulai dari keterbatasan sarana prasarana, sistem pengelolaan sampah, hingga tingkat partisipasi masyarakat.
Wakil Bupati menegaskan bahwa penanganan sampah harus dilakukan secara menyeluruh, berkelanjutan, dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Pemerintah daerah, perangkat teknis, dunia usaha, serta masyarakat harus berjalan seiring dalam menciptakan lingkungan perkotaan yang bersih dan sehat.
Lebih lanjut, ia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung Bupati Parigi Moutong dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan daerah, termasuk dalam mewujudkan tata kelola lingkungan yang lebih baik. “Kebersihan kota dan penanganan sampah merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan Parigi Moutong yang maju, mandiri, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Melalui Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyatakan kesiapan untuk menindaklanjuti arahan Presiden dengan langkah-langkah konkret, terukur, dan berkelanjutan, khususnya dalam pengelolaan sampah dan penataan kebersihan kawasan perkotaan. AJI