Prof Rajindra mengingatan, agar setiap peserta KKN bersungguh-sungguh melaksanakan program ini, karena bagian dari mata kuliah bahkan terdapat empat SKS. Kesungguhan mengikuti dan melaksanakan setiap program kerja akan menuntukan penilaian. “Penilaian itu nantinya akan mempengaruhi IPK kalian, maka kesungguhan mengikuti dan melaksanakan setiap program kerja sangat menuntukan penilaian,”ujar Prof Rajindra.

Namun dari semua itu kata Prof Rajindra, ada hal yang paling penting yang harus diperhatikan yakni  menjaga prilaku dan etika selama berada di lokasi KKN, karena itu yang paling berkesan di hati masyarakat, terlebih peserta KKN ini berasal kampus Islami. “Jaga etika dan prilaku, program fisik yang kalian lakukan itu mudah dilupakan oleh masyarakat, namun etika dan prilaku akan terus berkesan, tunjukan jika kalian dari kampus Islami,”pesan Prof Rajindra.

Ketua LPPM Unismuh Palu, Dr. Rukhayati menyampaikan, jika monitoring dan evaluasi ini wajib dilaksanakan untuk memastikan apa yang diberikan saat pembekalan dilaksanakan dengan baik oleh peserta KKN.

“Mereka ini sebelum turun KKN dilakukan yang namanya pembekalan, selanjutkan setiap posko melakukan penyusunan program kerja, nah inilah yang saat ini di evaluasi sejauh mana pelaksanaanya,”sebut Rukhayati.

Dengan harapan kata Rukhayati, semua program kerja yang mereka susun itu dapat terealisasi 100 persen sebelum penarikan, sebagaimana harapan Rektor Unismuh Palu. “Semoga terealisasi semua, apa lagi ini rata-rata sudah 80 persen, waktu masih ada, asal mereka bersunguh-sungguh insyah Allah itu bisa terelisasi 100 persen,”harap Rukhayati. ENG