Selain persiapan ibadah personal, Ketua MUI Kota Palu juga menekankan pentingnya persiapan ibadah sosial menjelang Ramadan, seperti memperkuat silaturahmi, saling memaafkan, serta menjaga lisan dan sikap dalam kehidupan bermasyarakat. Ia mengingatkan bahwa puasa Ramadan tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menuntut keluhuran akhlak.
“Karena itu, masukilah Ramadan dengan hati yang bersih, menjauhi permusuhan, dan memperkuat ukhuwah Islamiyah,” imbuhnya.
Ia berharap, dengan memaksimalkan bulan Syaban sebagai masa persiapan, umat Islam dapat menjalani ibadah puasa Ramadan dengan lebih khusyuk dan bermakna.
“Semoga kita dipertemukan dengan bulan Ramadhan tahun ini dalam keadaan iman dan takwa, serta Ramadhan membawa keberkahan bagi umat dan daerah kita,” ujarnya. AMR