Efriza menilai, retret yang hanya digelar di kampus atau istana negara kerap belum cukup efektif untuk menanamkan kesadaran moral dan integritas pejabat publik. “Nah dia (Anwar Hafid) ingin membangun kesadaran itu bahwa pemerintah sejatinya tidak hanya menjalankan kesejahteraan saja, tapi juga harus dibarengi dengan integritas yang baik dan saya rasa itu yang ingin disampaikan oleh Pak Anwar dengan adanya retret di masjid ini,” tuturnya.

Selain memperkuat moral dan integritas, retret tersebut juga dinilai berperan penting dalam membangun soliditas dan kebersamaan antar kepala dinas. Soliditas ini menjadi modal strategis dalam menggerakkan roda pemerintahan daerah secara efektif dan berkelanjutan.

Dengan kebersamaan yang terbangun, diharapkan berbagai program strategis Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dapat dijalankan secara lebih sinergis demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Selain itu juga retret ini bertujuan untuk membangun kebersamaan dari mengarungi secara religius yaitu sholat, mendengarkan tausiyah, hal-hal seperti ini memang biasanya diabaikan oleh pejabat kita,” tandasnya. * WAN