Secara terpisah, General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menegaskan bahwa penerapan budaya K3 bukan hanya sebagai kewajiban formal, melainkan harus menjadi bagian dari budaya kerja sehari-hari seluruh insan PLN.
“Keselamatan dan kesehatan kerja harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas operasional. Tidak ada target kinerja yang lebih penting daripada keselamatan jiwa. Melalui momentum Bulan K3 ini, kami terus memperkuat komitmen zero accident dengan memastikan seluruh pegawai dan mitra kerja disiplin dalam menerapkan prosedur kerja aman serta penggunaan alat pelindung diri (APD),” ujar Usman Bangun.
Ia menambahkan bahwa penguatan budaya Safety First merupakan langkah strategis untuk menekan angka kecelakaan kerja sekaligus menjaga keandalan sistem kelistrikan demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“PLN berkomitmen membangun lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif. Dengan sinergi seluruh lini serta pemanfaatan teknologi secara berkelanjutan, kami optimistis dapat mewujudkan Zero Harm Zero Loss di seluruh unit kerja PLN UID Suluttenggo,” tambahnya.
Melalui Apel Bulan K3 Nasional 2026 ini, PLN UID Suluttenggo berharap seluruh pegawai dan mitra kerja semakin memiliki kesadaran dan kepedulian tinggi terhadap pentingnya K3 sebagai fondasi utama dalam mendukung keberlangsungan operasional perusahaan yang andal dan berkelanjutan.*HJ