RAYA– Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) menjadi titik pertama kunjungan kerja Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim di Yogyakarta. Pada kesempatan ini, Mendikbudristek melakukan dialog interaktif dengan para baru UNISA.
Ia menyampaikan bahwa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) berkomitmen dalam pemberian akses pendidikan tinggi yang merata, berkualitas, dan berkesinambungan. Hal ini sejalan dengan pernyataan Presiden Joko Widodo bahwa pendidikan tinggi berpotensi memberikan dampak positif tercepat dalam pembangunan SDM unggul.
“Pesan saya, mahasiswa baiknya jangan cuma belajar di kampus saja namun terlibatlah dalam berbagai aktivitas yang mengasah kepemimpinan dan kepedulian terhadap lingkungan ,” tutur Mendikbudristek dalam acara Dialog dengan Mas Menteri pada Program Pengenalan Kampus bagi Mahasiswa Baru UNISA Yogyakarta Tahun Akademik 2023/2024. Acara tersebut mengangkat tema “Generasi Harapan untuk Indonesia Berkemajuan”.
Ketua Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Siti Noordjannah menyampaikan selamat datang kepada Mendikbudristek. Ia juga berharap agar kerja sama ‘Aisyiyah dengan Kemendikbudristek dapat terus terjalin dengan baik. “‘Aisyiyah dengan pemerintah saat ini hubungannya sangat baik. Kolaborasi ini sudah terjalin sejak lama dalam membangun dunia pendidikan di Indonesia,” ungkapnya menyatakan dukungan ‘Aisyiyah kepada Kemendikbudristek.
Rektor UNISA, Warsiti mengaku bangga karena UNISA menerima kedatangan Mendikbudristek yang pada kesempatan ini dapat berbagi inspirasi khususnya bagi mahasiswa baru di UNISA. “Selamat mengikuti kegiatan. Saya harap dialog bersama Mas Menteri ini bisa menjadi langkah awal bagi mahasiswa dalam mempersiapkan kesuksesan di masa depan,” tuturnya.
Mendikbudristek Bersilaturahmi dengan Ketum PP Muhammadiyah dan Jajaran
Dalam kunjungannya ke Yogyakarta, Menteri Nadiem menyempatkan diri bersilaturahmi dengan pimpinan Muhammadiyah. Silaturahmi tersebut dimaksudkan untuk menjalin kolaborasi yang lebih erat, di samping juga menyampaikan capaian dan terobosan Merdeka Belajar yang didukung Muhammadiyah.
“Alhamdulillah, pendidikan Indonesia semakin maju karena gotong royong berbagai pihak dalam bergerak bersama mewujudkan Merdeka Belajar. Saya mengapresiasi Bapak Ketum PP Muhammadiyah beserta jajarannya yang senantiasa peduli dengan kemajuan pendidikan Indonesia,” sebut Nadiem tentang pertemuan yang berjalan hangat tersebut.
Pertemuan dihadiri oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti, Sekretaris PP Muhammadiyah, Sayuti, dan Ketua Bidang Perguruan Tinggi PP Muhammadiyah, Irwan Akib. *ENG