RAYA- Lembaga Layanan Perguruan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVI Gorontalo, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Tengah melaksanakan Upacara Bendera memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di kampus Universitas Muhammadiyah () , Kamis (17/8/2023).
Upacara bendera ini selain dihadiri pimpinan LLDIKTI Wilayah XVI juga dihadiri para pimpinan dan perwakilan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se .
Kepala Lembaga Layanan Perguruan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVI Gorontalo, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Tengah, Munawir Sadzali Razak, S.Ip. M.A berindak sebagai inspektur upacara, saat membacakan sambutan tertulis Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A mengatakan, dari para pendahulu bangsa, kita belajar bahwa kemerdekaan adalah sesuatu yang harus diperjuangkan.
Kemerdekaan Indonesia tidak dihadiahkan oleh bangsa asing, tetapi dipertaruhkan dengan seluruh jiwa dan raga. Perjuangan itu masih terus diperlukan sampai hari ini dengan Merdeka Belajar yang telah digerakkan selama empat tahun terakhir.
Layaknya perjuangan untuk memperoleh kemerdekaan Republik Indonesia, Merdeka Belajar juga digerakkan oleh seluruh lapisan masyarakat dengan semangat gotong royong. Kolaborasi dalam menghadirkan transformasi telah melahirkan banyak perubahan dalam perjalanan dunia pendidikan di Indonesia.
“Dengan implementasi Kurikulum Merdeka, para peserta didik dan para pendidik sekarang telah merasakan keleluasaan dalam belajar dan mengajar. Kemerdekaan tersebut sudah dirasakan di lebih dari 250 ribu satuan pendidikan di seluruh Indonesia,”sebut Kepala LLDIKTI membacakan sambutan Mendikbud ristek.
Hal tersebut katanya, didukung dengan gerakan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan, di mana anak-anak saat ini mendapatkan kemerdekaan yang lebih besar untuk mengembangkan kemampuan fondasional. Melalui gerakan ini, kementerian pendidikan mengajak para pendidik dan orang tua untuk memahami bahwa keberhasilan belajar anak usia dini tidak terbatas pada baca, tulis, hitung, tetapi juga kemampuan literasi dan numerasi, keterampilan berkomunikasi, dan karakter yang berlandaskan -nilai Pancasila.
Didukung dengan Permendikbudristek tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan, semua warga sekolah semakin terjamin haknya untuk belajar, berkarya, dan bekerja dengan aman dan nyaman. Gotong royong semua pihak, mulai dari kementerian, pemerintah daerah, warga satuan pendidikan, sampai keluarga, merupakan kunci dari penghapusan segala bentuk kekerasan di lingkungan pendidikan.
Komitmen untuk meningkatkan kualitas dan kesejahteraan guru, program seleksi guru ASN PPPK juga terus diselenggarakan dengan melibatkan kolaborasi lintas kementerian dan lembaga serta pemerintah daerah. Berkat gotong royong ini, kita berhasil mencetak dengan merekrut 544 ribu guru ASN PPPK, dan jumlah ini akan terus meningkat sampai tercapai target satu juta guru diangkat sebagai ASN PPPK.
Untuk jenjang pendidikan tinggi, program-program Merdeka Belajar Kampus Merdeka juga telah berhasil mengubah hidup lebih dari 760 ribu mahasiswa. Kesempatan belajar di luar kampus, baik di industri, di sekolah, sampai di lingkungan masyarakat, memberikan pengalaman yang sangat bagi generasi muda Indonesia untuk memberikan kontribusi kepada bangsa dan negara.
“Perjuangan kita dalam menggerakkan Merdeka Belajar dalam empat tahun terakhir semakin menunjukkan pentingnya gotong royong untuk mewujudkan kemerdekaan dalam sistem pendidikan Indonesia. Untuk terus maju, kita harus terus melaju. Mari melanjutkan semangat para pendahulu kita untuk senantiasa bergerak serentak mewujudkan Merdeka Belajar,”ujar ujar Kepala LLDIKTI.
Pada upacara peringatan HUT ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia ini, Kepala LLDIKTI juga berkesempatan menyerahkan Satya Lencana Karya Satya dari Presiden RI, kepada salah seorang ASN di lingkup LLDIKTI Wilayah XVI, atas pengabdiannya.
Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Sulawesi Tengah, sekaligus Rektor Unismuh Palu, Prof. Dr. H. Rajindra, SE., MM mengucapkan banyak terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kepala LLDIKTI Wilayah XVI, Munawir Sadzali Razak yang telah menunjuk Sulawesi Tengah sebagai tuan rumah pelaksanaan Upacara Bendera memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), terlebih di tempatkan di halaman upacara Unismuh Palu.
“Ini suatu kehormatan bagi kami APTISI Sulteng, terkhusus Kampus Unismuh Palu telah menjadi tuan rumah pelaksana Upacara Bendera HUT ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia,”sebut Prof Rajindra. ENG