SULTENG RAYA – Tim Search And Rescue (SAR) Palu kembali menurunkan personel untuk membantu mengevakuasi seorang wanita yang mengalami masalah (trouble), saat melakukan pendakian di Gunung Nokilalaki, Kabupaten Sigi.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Palu, Muh Rizal mengatakan, peristiwa yang dialami korban di gunung Nokilalaki itu dilaporkan oleh Dilva (teman korban) pada Sabtu (10/10/2026).
Dengan kronologi pada Sabtu sekira pukul 06.00 Wita, korban naik ke Gunung Nokilalaki dengan metode pendakian tektok, namun pada saat perjalanan turun dari puncak gunung, atau sekira pukul 15.00 Wita, korban megalami kelelahan hingga hilang kesadaran. Teman korban berupaya memberikan bantuan, akan tetapi yang diketahui bernama Dela (24), belum mampu untuk melanjutkan perjalanan, sementara logistik tim korban juga sudah menipis, yang saat itu sedang berada di Pos 3 Gunung Nokilalaki.
Rizal melanjutkan, usai menerima laporan, sekira pukul 22.15 wita tim Rescue KPP Palu bersama unsur potensi tiba di base camp Nokilalaki Desa Tongoa, Kecamatan Palolo, selanjutnya berkoordinasi dengan teman korban dan pemerintah setempat.
Kemudian tim SAR Gabungan melaksanakan briefing pembagian tugas dan petunjuk keselamatan selanjutnya tim menuju ke pos 2 untuk melaksanakan proses evakuasi korban. Sekira pukul 02.15 wita tim SARĀ tiba di Pos 2, selanjutnya melakukan penanganan treatment medis terhadap korban.
Keesokan harinya, Minggu (11/10/2026) pukul 05.00 wita tim SAR mengevakuasi korban dari Pos 2 menuju basecamp Nokilalaki dan pada pukul 10.05 wita tim dan korbab tiba di basecamp Nokilalaki. “Dengan telah dievakuasinya korban, Operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. Unsur potensi sar dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” jelas Rizal. AMR