SULTENG RAYA – Dalam rangka memperingati Hari Kartini, PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo) menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat. Melalui kolaborasi antara Persatuan Istri Karyawan dan Karyawati (PIKK) serta Srikandi PLN, serangkaian aksi sosial dan kunjungan pemberdayaan digelar di Kabupaten Tolitoli untuk mengobarkan semangat emansipasi yang berdampak nyata.
Kegiatan diawali dengan misi kemanusiaan ke Yayasan Ihsanul Ummah di Desa Buntuna. Dalam kunjungan tersebut, rombongan yang dipimpin langsung oleh Ketua PIKK UID Suluttenggo menyerahkan bantuan tali kasih sebagai bentuk dukungan moril dan materiil bagi anak-anak di yayasan tersebut. Suasana hangat menyelimuti pertemuan ini, mempertegas sisi humanis PLN di tengah tugas utamanya melistriki negeri.
Tak berhenti pada aksi sosial, rombongan kemudian bergerak menuju Desa Malangga, sebuah destinasi yang tengah naik daun sebagai desa wisata kreatif di Tolitoli. Kunjungan ini bertujuan untuk memetakan potensi ekonomi kreatif lokal yang dapat disinergikan dengan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN.
Srikandi PLN dan PIKK berdialog langsung dengan pengrajin dan pengelola wisata untuk memahami tantangan yang dihadapi. PLN meyakini bahwa sentuhan perempuan dalam manajemen wisata kreatif dapat menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi desa yang berbasis pada kemandirian warga lokal.
General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif ini. Usman menekankan bahwa peran perempuan di PLN kini semakin strategis, tidak hanya di balik meja, tetapi juga sebagai garda depan transformasi sosial.