Jajaran LPKA Palu Teken Komitmen Bersama dan Pakta Integritas

SULTENG RAYA – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Tengah, resmi memulai lembaran kerja tahun 2026 dengan semangat perubahan yang nyata.

Bertempat di halaman dalam LPKA Palu pada Senin, (2/2/2026), seluruh jajaran melaksanakan penandatanganan Komitmen Bersama dan Pakta Integritas Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Kegiatan ini bukan sekadar seremoni rutin tahunan, melainkan janji suci setiap pegawai untuk mewujudkan birokrasi yang bersih, melayani, dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, maupun nepotisme (KKN). Dalam prosesi tersebut, penandatanganan dilakukan secara berjenjang, dimulai dari pejabat struktural hingga staf pelaksana.

Kepala LPKA Palu, Welli, dalam amanatnya menekankan bahwa penandatanganan ini bukan sekadar seremoni di atas kertas, melainkan janji suci kepada publik dan Tuhan Yang Maha Esa. Dirinya mengingatkan seluruh staf untuk tidak lengah dan tetap menjaga marwah institusi.

“Penandatanganan komitmen ini adalah pengingat bahwa setiap tindakan kita harus selaras dengan nilai integritas. Saya meminta seluruh jajaran untuk bekerja dengan hati, tanpa pungli, dan tanpa gratifikasi. Kita adalah pelayan masyarakat dan pembina bagi anak-anak kita, maka tunjukkanlah teladan yang baik,” tegas Welli.

Semangat yang meluap dalam kegiatan ini tidak lepas dari keberhasilan LPKA Palu yang berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada akhir tahun 2025 lalu. Prestasi tersebut menjadi lecutan semangat bagi seluruh pegawai untuk melangkah menuju level selanjutnya, yakni Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Kepala Sub Bagian Umum (Kasubagum) LPKA Palu, Andi Nuryadin, menyatakan bahwa mempertahankan prestasi jauh lebih sulit daripada meraihnya. Menurutnya, predikat WBK yang diraih akhir tahun lalu adalah bukti nyata perubahan pola pikir (mindset) di lingkungan LPKA Palu.

“Alhamdulillah, predikat WBK yang kita terima di akhir tahun 2025 adalah buah dari kerja keras kolektif. Namun, kita tidak boleh berpuas diri. Pakta integritas hari ini adalah pondasi agar budaya kerja yang bersih dan akuntabel tetap mendarah daging di LPKA Palu. Kami siap memberikan yang terbaik untuk masyarakat dan negara di tahun 2026 ini,” ujar Andi Nuryadin.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, LPKA Palu optimis dapat mempertahankan predikat wilayah kerja yang bersih dari korupsi dan terus berinovasi dalam memberikan pelayanan prima di wilayah Sulawesi Tengah.*/YAT