SULTENG RAYA – Yayasan Sikola Mombine melalui Program PAKAGASI kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan sistem perlindungan sosial berbasis data melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penginputan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dilaksanakan di Kota Palu, Senin (2/2/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program PAKAGASI yang bermitra dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Arbeiter-Samariter-Bund South East Asia (ASB-SEA), serta didukung oleh BMZ Pemerintah Jerman.

Bimtek ini diselenggarakan sebagai respons atas perubahan sistem pendataan sosial dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) menjadi DTSEN, yang menuntut peningkatan kapasitas aparatur desa dalam proses penginputan dan pemutakhiran data. Perubahan sistem ini penting agar pendataan masyarakat miskin dan kelompok rentan menjadi lebih akurat, terintegrasi, dan dapat digunakan sebagai dasar perencanaan program perlindungan sosial pemerintah.

Kegiatan ini dilaksanakan secara kolaboratif bersama Dinas Sosial dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Sigi. Peserta yang hadir terdiri dari 10 Kepala Desa beserta operator desa, yang berperan langsung dalam pengelolaan data kependudukan dan sosial di tingkat desa.