Tak hanya kepada peserta, Bupati juga mengajak para guru dan pelatih untuk terus menjadi pendamping sekaligus motivator bagi para siswa agar mampu berkembang secara maksimal, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong, Sunarti, mengatakan bahwa O2SN SMP Tahun 2026 menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mengembangkan talenta murid di bidang olahraga sejak usia sekolah.
Selain membina atlet berprestasi, kegiatan tersebut juga bertujuan menanamkan nilai-nilai positif seperti percaya diri, disiplin, tanggung jawab, dan semangat kolaborasi. Menurut Sunarti, O2SN juga menjadi bagian dari proses pembentukan delapan dimensi profil lulusan, mulai dari keimanan dan ketakwaan, penalaran kritis, kreativitas, hingga kemampuan komunikasi dan kesehatan jasmani.
“Tahun ini O2SN mengusung tema ‘Talenta Sehat, Bugar, Berkarakter, dan Hebat Melalui Olahraga’, yang mencerminkan harapan agar peserta didik tumbuh menjadi generasi yang sehat sekaligus berdaya saing,” jelasnya.
Sebanyak 55 pelajar SMP negeri dan swasta se-Kabupaten Parigi Moutong ikut ambil bagian dalam kompetisi tersebut dengan didampingi para official dan guru pendamping. Para peserta akan berlaga pada lima cabang olahraga, yakni atletik, pencak silat, bulutangkis, renang, dan panjat tebing.
Pelaksanaan pertandingan berlangsung mulai 20 hingga 22 Mei 2026 dan tersebar di sejumlah lokasi. Cabang atletik dipusatkan di SMP Negeri 2 Parigi, pencak silat di Sekretariat IPSI Parigi Moutong Desa Pelawa, bulutangkis di Aula Dinas PUPR, renang di Kolam Renang Namiki Bambalemo, serta panjat tebing di Alun-alun Kantor Bupati Parigi Moutong. AJI