SULTENG RAYA – Development motor Yamaha R7 yang digunakan Arai Agaska di seri 3
World Sportbike di Autodrom Most Republik Ceko 15-17 Mei 2026 membuahkan result positif. Rider binaan
Yamaha Racing Indonesia itu menuai poin perdana yang memberikan semangat tambahan mengarungi
musim ini.
Selain pengembangan Yamaha R7 yang dilakukan tim, perolehan Arai Agaska ini juga didukung oleh
perubahan regulasi dan penurunan bobot motor. Faktor-faktor tersebut membantunya mencapai target yang
sudah diincarnya.
Mencapai starting grid 22 setelah menjalani superpole Jumat, Arai Agaska mampu mengeluarkan performa
lebih baik untuk menggapai poin pertamanya. Berhasil finish ke-15 race 1 mewujudkan harapan yang sudah
dinantikannya di ajang World Sportbike. Kendati selanjutnya DNF race 2, perubahan yang terjadi pada
putaran 3 ini menjadi progress berarti.
”Upaya dan kerja keras yang saya lakukan bersama tim akhirnya memberikan hasil sesuai harapan. Saya
sudah menunggunya dan senang sekali bisa terpenuhi di round 3 memperoleh poin pertama di World
Sportbike. Semoga ini semakin memacu saya buat berjuang terus pada seri-seri berikutnya agar bisa
mendapatkan poin lagi,” ungkap Arai Agaska.
Rider yang bergabung dengan tim ProGP NitiRacing itu dapat memperbaiki posisi di klasemen, berada di
peringkat 27 dengan 1 poin. Masih ada 5 seri lagi dimana Arai Agaska bisa memanfaatkannya untuk
mengeluarkan performa maksimal dan mengasah skill. Banyak pengalaman dan pembelajaran yang
diperolehnya di kejuaraan dunia ini.
”Perubahan yang diperoleh kali ini tentunya memberikan angin segar yang menghadirkan optimisme dan
energi baru bagi rider dan tim. Support motor Yamaha R7 berdampak positif membuat Arai Agaska mampu
membenahi penampilannya. Kami antusias mendapatkan hasil poin pertamanya di World Sportbike dan
experience berhasil keluar dari kendala untuk mencapai kemajuan yang diinginkan,” tutur Wahyu
Rusmayadi, Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).*HJ