Per 19 Mei 2026, lebih dari 85 tim dari 39 universitas di seluruh Indonesia telah mendaftar, dengan lebih dari 24 karya tulis yang sudah terkumpul. Batas pendaftaran resmi diperpanjang hingga 27 Mei 2026 untuk mengakomodasi antusiasme peserta yang terus bertambah.
Sejumlah kampus ternama turut berpartisipasi, di antaranya ITB, UGM, IPB, Universitas Hasanuddin, Universitas Brawijaya, dan Universitas Andalas. Universitas Hasanuddin menjadi pengirim tim terbanyak dengan 11 tim, disusul Universitas Tadulako (6 tim), Universitas Halu Oleo dan Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya masing-masing 5 tim, serta Politeknik Negeri Padang 4 tim.
Berbeda dari tahun sebelumnya yang hanya memilih tiga besar, LKTI 2026 memperluas seleksi hingga lima besar finalis. Kelima tim akan diundang langsung ke kawasan IMIP di Morowali untuk mempresentasikan karya tulis mereka di hadapan dewan juri. “Seluruh biaya ditanggung panitia, mencakup tiket pesawat pulang-pergi, akomodasi, konsumsi, dan transportasi lokal. Setiap tim terdiri dari tiga anggota dan satu dosen pembimbing, sehingga total 20 orang yang akan hadir. Kemudian, seluruh finalis dan dosen pembimbing juga akan mendapatkan sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka,” urai penanggung jawab LKTI IMIP 2026, Moh Dahry Kisman. *WAN