Sikap legawa dan semangat persatuan juga ditunjukkan HM Nur Dg Rahmatu. Mantan Ketua Kadin Sulteng itu langsung menyampaikan ucapan selamat kepada Gufran Ahmad dan berharap kepengurusan baru mampu membangun organisasi yang solid dan profesional. Ia menilai, momentum Muprov harus menjadi titik konsolidasi seluruh elemen dunia usaha di Sulawesi Tengah untuk mendukung pembangunan daerah dan program nasional menuju Indonesia Emas 2045.
“Selamat kepada adinda Gufran yang telah terpilih secara demokratis sebagai Ketua Umum Kadin Sulteng periode 2026–2031. Saya berharap perbedaan yang muncul dalam proses pemilihan ini dapat disatukan kembali. Kita harus saling merangkul,” ujarnya.
Nur Rahmatu juga mengingatkan pentingnya memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat kabupaten dan kota agar Kadin semakin dekat dengan kebutuhan para pelaku usaha di daerah. Hal senada turut disampaikan kandidat lainnya, Endi Hermawan. Meski belum berhasil memenangkan kontestasi, ia menegaskan komitmennya untuk tetap mendukung kepemimpinan Kadin yang baru.
Menurut Endi, menang dan kalah dalam sebuah pemilihan merupakan hal biasa dalam proses demokrasi organisasi. Yang terpenting adalah bagaimana seluruh pihak tetap menjaga persatuan demi kemajuan Kadin Sulawesi Tengah. “Kita tetap mendukung dan mengawal kepemimpinan Pak Gufran ke depan agar lebih baik. Karena pada dasarnya kita semua sama-sama cinta Kadin,” tegasnya.
Pasca pemilihan, agenda berikutnya adalah pembentukan struktur kepengurusan baru. Tim formatur akan bekerja selama 60 hari ke depan dengan diketuai langsung oleh Gufran Ahmad. Tim tersebut juga melibatkan unsur Kadin Indonesia, pengurus demisioner Kadin Sulteng, serta perwakilan Kadin kabupaten/kota, yakni dari Kabupaten Banggai dan Kabupaten Parigi Moutong.
Dengan komposisi itu, diharapkan kepengurusan baru mampu menghadirkan wajah Kadin yang lebih inklusif, solid, dan mampu menjadi motor penggerak ekonomi Sulawesi Tengah di tengah geliat investasi dan pembangunan daerah yang terus berkembang. AJI