Menurut Kapolsek, banjir terjadi akibat tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah Desa Gunung Sari dan sekitarnya dalam waktu cukup lama sehingga debit air meningkat dan meluap ke area permukiman warga.
Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi. Selain itu, tidak ditemukan kerusakan rumah baik dalam kategori rusak ringan maupun rusak berat.
Menjelang sore hari, sekitar pukul 16.45 WITA, kondisi air mulai berangsur surut. Meski situasi perlahan kembali normal, aparat kepolisian tetap meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi hujan susulan masih dapat terjadi sewaktu-waktu.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan, terutama saat curah hujan kembali meningkat. Keselamatan diri dan keluarga harus menjadi prioritas utama,” tegas Nyoman.
Ia juga berharap pemerintah dan instansi terkait dapat memberikan perhatian lebih terhadap persoalan banjir yang kerap terjadi saat musim penghujan, khususnya di wilayah-wilayah rawan terdampak luapan air, agar risiko yang lebih besar dapat diminimalisir di masa mendatang.
Selain melakukan monitoring di lokasi banjir, jajaran kepolisian juga terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait lainnya guna mendata dampak yang ditimbulkan serta memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat terdampak. AJI