“Kami memastikan seluruh infrastruktur kelistrikan berada dalam kondisi terbaik melalui serangkaian pemeriksaan teknis, penguatan personel siaga, serta penyediaan backup kelistrikan cadangan. Ini adalah komitmen kami untuk memberikan pengamanan terbaik bagi simbol negara,” ujar Dimas.
Di lapangan, Manager PLN ULP Lirung, Rayki Limpong, memimpin langsung kesiapsiagaan personel di titik-titik vital. Persiapan intensif telah dilakukan sejak tiga hari sebelum kedatangan RI-1. “Kami menyiagakan sistem PLTD dengan 3 unit mesin berkapasitas total 300 kW yang berada dalam kondisi optimal. Sebagai langkah antisipasi, kami juga menempatkan unit genset cadangan berkapasitas 5 kW dan 7 kW di lokasi acara. Sebanyak 18 personel yang terdiri dari pegawai PLN, petugas layanan teknik, dan operator PLTD bersiaga penuh 24 jam untuk memastikan stabilitas pasokan,” jelas Rayki.
Apresiasi juga datang dari Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud, Welly Titah. Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah dan PLN sangat krusial dalam menyukseskan kunjungan bersejarah ini. “Kami mengapresiasi kerja keras PLN yang telah memastikan listrik tetap andal dan stabil selama kunjungan Bapak Presiden Prabowo Subianto di Pulau Miangas. Listrik yang andal adalah kunci keberhasilan pelayanan masyarakat di wilayah perbatasan, dan PLN telah membuktikannya hari ini,” ungkap Welly.
Melalui keberhasilan pengamanan listrik di wilayah paling utara Indonesia ini, PLN kembali menegaskan perannya sebagai pilar pendukung kedaulatan energi. PLN terus berkomitmen menyediakan akses listrik yang berkualitas hingga ke seluruh pelosok negeri, memperkuat pertahanan ekonomi, dan memastikan cahaya terang terus bersinar di setiap jengkal tanah air, dari Sabang hingga Merauke, dari Miangas hingga Pulau Rote.*HJ