SULTENG RAYA – Upaya meningkatkan kesadaran perempuan terhadap pentingnya deteksi dini kanker serviks terus digencarkan. Tim dosen Poltekkes Kemenkes Palu menggelar penelitian bertajuk efektivitas model edukasi BASNEF terhadap partisipasi skrining kanker serviks di UPTD Puskesmas Talise, Kota Palu, Selasa (5/5/2026).

Tim peneliti tersebut dipimpin Hastuti Usman, S.ST., M.Keb, bersama anggota Niluh Nita Silfia, S.ST., M.Keb dan Narmin, S.ST., M.Keb. Penelitian ini difokuskan pada peningkatan kesadaran dan keterlibatan perempuan dalam melakukan pemeriksaan dini sebagai langkah pencegahan kanker serviks.

Ketua tim, Hastuti Usman, menegaskan, edukasi menjadi kunci dalam mengubah perilaku masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan reproduksi. “Penelitian ini bertujuan agar masyarakat mau untuk melakukan pemeriksaan dan diharapkan nantinya dapat menjadi agen pembaharu yang bisa mengajak lebih banyak perempuan untuk datang periksa,” jelasnya.

Menurutnya, melalui pendekatan model BASNEF yang menitikberatkan pada keyakinan, sikap, norma subjektif, dan faktor pendukung, diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku yang berkelanjutan di tengah masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, tim dosen juga menghadirkan dokter spesialis obstetri dan ginekologi konsultan onkologi untuk memberikan edukasi langsung kepada bidan, kader kesehatan, serta masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Talise.