Ia percaya bahwa semangat belajar siswa tidak muncul begitu saja dari paksaan, melainkan dari melihat betapa antusiasnya sang guru dalam mendidik. Begitu juga dengan persoalan karakter. “Guru harus jadi contoh buat siswa supaya mereka semangat belajar. Selain itu, guru juga harus jadi teladan dalam bersikap. Kalau gurunya santun dan mempraktikkan sikap-sikap positif, siswa pasti akan sungkan dan pelan-pelan ikut mencontoh,” tambahnya.
Pandangan Safrudin ini seolah mengingatkan kembali bahwa mendidik adalah tentang menanamkan nilai. Baginya, ketika seorang guru sudah berhasil menjadi inspirasi, maka materi pelajaran seberat apa pun akan lebih mudah diterima oleh siswa karena adanya rasa kagum dan kepercayaan.
“Intinya, keteladanan itu jauh lebih ampuh daripada ribuan kata-kata nasihat. Itulah kunci pembelajaran yang sebenarnya,” tutup pengajar SDN 25 Banawa ini.*WAN