Abimanyu yang masih berada di depan terus mempertahankan posisi, sayang di tikungan akhir manuver Resky melakukan late braking belum
sempurna hingga ia pun melebar.
Indonesia Raya berkumandang untuk capaian Abimanyu dan Resky harus puas finish di posisi kelima. Kemenangan Abimanyu pun mendapat catatan long lap penalty di putaran dua, atas aksinya yang lebih dulu melakukan selebrasi sebelum finish.
“Saya sangat senang karena bisa kembali ke puncak podium di race kedua ini, setelah kesulitan di race pertama kemarin. Banyak masukan dari seluruh tim dan alhamdulillah saya bisa improve di race dua. Sayang, harus mendapatkan longlap penalty di race mendatang, saya akan berjuang di seri berikutnya,” ungkap Abimanyu.
General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya mengatakan hasil positif yang
ditorehkan oleh pebalap binaan di ajang pembuka IHTTC 2026, merupakan wujud kegigihan pebalap
muda dalam bersaing di level yang lebih tinggi.
“Kegigihan serta mentalitas yang kuat menjadi modal positif pebalap belia bersaing di level balap yang lebih tinggi. Dalam hal ini kami pun terus mendampingi mereka sehinga memiliki bekal yang kuat untuk bersaing membawa nama bangsa,” ujar Andy.
Kedua pebalap belia asal Semarang (Resky) dan Sleman (Abimanyu) ini akan kembali bersaing di ajang IHTTC 2026 pada bulan Juli mendatang, kembali bersamaan dengan Malaysia Superbike Championship. */YAN