SULTENG RAYA – Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (Pengprov POBSI) Sulawesi Tengah (Sulteng) masa bakti 2026-2029 resmi dilantik.
Andi Raharja Limbunan dinobatkan sebagai Ketua POBSI Sulteng. Andi yang sebelumnya dikenal di dunia balap otomotif kini menunjukkan keseriusannya untuk membangkitkan prestasi biliar di Sulawesi Tengah.
Fokus utamanya adalah menghadapi PON 2028 di NTT dan NTB dengan target medali emas dan masuk 10 besar nasional.”Target menembus posisi 10 besar nasional tidak mudah tanpa dukungan semua pihak, baik pemerintah maupun swasta,” ujar Andi.
Menurutnya, pembinaan atlet masih perlu diperkuat, lebih terarah, dan merata di semua kabupaten/kota di Sulteng agar menghasilkan atlet berkualitas yang mampu meraih medali di setiap kejuaraan.
Andi menegaskan, POBSI Sulteng siap melakukan pembinaan atlet secara merata untuk mencetak generasi muda berprestasi. Pihaknya juga akan bersinergi dengan PB POBSI, Pemda, dan KONI Sulteng untuk menjadikan Sulteng sebagai kekuatan baru biliar Indonesia. “Kami berkomitmen memajukan biliar Sulteng dengan semangat kolaboratif, sportif, dan transparan,” tegasnya.
Sementara, Sekjen PB POBSI, Achmad Fadil Nasution menyebut potensi besar atlet biliar justru ada di Sulteng. Terbukti dari munculnya Fajar Alamri, atlet cilik berusia lima tahun yang berlaga di ajang internasional. “Banyak potensi atlet muda di Sulteng Jika dilatih konsisten dan didukung pemda, mereka akan jadi kebanggaan Sulteng. Ini pelantikan termewah di seluruh Indonesia,” kata Fadil.
Wakil Gubernur Sulteng, dr. Reny Lamadjido menegaskan Pemda Sulteng siap mendukung perkembangan biliar. Pemda akan bersinergi dengan KONI dan POBSI Sulteng dalam pembinaan atlet dan wasit untuk mencapai target di PON 2028.
Ia juga menyebut ada tiga investor yang siap membangun sarana dan prasarana biliar di Kota Palu. “Ini jadi potensi besar untuk mencari bibit atlet yang akan dibina konsisten melalui POBSI Sulteng,” ucapnya. HJ