Sementara, Kasubsi Pendidikan dan Bimkemas, Henny, juga turut menyampaikan bahwa kegiatan budidaya hidroponik ini juga menjadi sarana dari pembinaan ke kemandirian yang positif dan edukatif bagi anak binaan.

“Kedepannya budidaya hidroponik ini akan kami jadikan salah satu program keterampilan kemandirian bagi anak binaan sebagai media pembelajaran yang efektif karena mereka terlibat langsung, mulai dari perawatan hingga memanen hasilnya,” kata Henny.

Ia menambahkan, ke depan program hidroponik ini akan tetap dikolaborasikan dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palu  untuk terus dikembangkan dengan menambah jenis tanaman serta memperluas area tanam agar hasilnya lebih optimal.

Program ini merupakan bagian dari implementasi Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, yang mendorong setiap Lapas/Rutan/LPKA menjadi produktif, berdaya guna, serta mendukung ketahanan pangan nasional.

Selain meningkatkan keterampilan, kegiatan ini juga menjadi pelatihan kemandirian bagi warga binaan maupun anak binaan.

LPKA Palu berharap kegiatan ini dapat berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan internal, tetapi juga sebagai bekal keterampilan yang bernilai ekonomis bagi anak binaan.*/YAT