Ia menambahkan, selain mempermudah mobilitas warga, peningkatan kualitas jalan juga mendukung aktivitas pembangunan lainnya, termasuk distribusi peralatan oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang tengah mempersiapkan pemasangan jaringan listrik ke Desa Tanauge, yang selama ini belum terjangkau pasokan listrik.

Pemerintah desa setempat menyambut baik langkah tersebut. Sekretaris Desa Tanauge, Umi Yati, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan perusahaan dalam membuka dan meningkatkan akses jalan bagi masyarakat. “Kami sangat berterima kasih atas kontribusi PT GNI dalam mendukung pembangunan infrastruktur di desa kami. Akses jalan ini sangat membantu aktivitas masyarakat sehari-hari,” ujarnya.

Hal senada disampaikan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tanauge, Suleman, yang menilai keberadaan akses jalan darat membawa perubahan signifikan bagi masyarakat. “Dalam hal ini perbaikan jalan, secara keseluruhan masyarakat Desa Tanauge menyampaikan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya kepada perusahaan,” tukasnya.

Sejak berdiri pada 2004, Desa Tanauge hanya dapat dijangkau melalui jalur laut dengan waktu tempuh sekitar dua jam menggunakan perahu cepat dari Kolonodale, ibu kota Kabupaten Morowali Utara. Dengan terbukanya akses darat sejak 2025 dan perbaikan berkelanjutan yang dilakukan, diharapkan konektivitas wilayah semakin meningkat dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. *VAN