“Seluruh proses penyaluran Avtur kami jalankan dengan pengawasan ketat, mulai dari aspek kualitas hingga ketepatan waktu. Tim di lapangan bekerja secara terintegrasi untuk memastikan setiap penerbangan haji dapat terlayani dengan aman dan lancar,” ujar Andreas.

Ia menambahkan bahwa momen refueling perdana menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan operasional secara menyeluruh sejak awal fase keberangkatan.

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa dukungan energi untuk penerbangan haji merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam melayani kebutuhan masyarakat.

“Pertamina memastikan setiap kebutuhan Avtur terpenuhi dengan baik melalui sistem distribusi yang andal dan pengawasan berlapis. Dukungan ini menjadi bagian dari kontribusi kami dalam menjaga kelancaran transportasi udara, khususnya pada momen ibadah haji yang menjadi perhatian bersama,” jelas Lilik.

Sebagai bentuk dukungan moril, Pertamina juga menyampaikan doa terbaik bagi seluruh jamaah haji yang akan berangkat semoga diberikan kelancaran perjalanan, kesehatan selama menjalankan ibadah, serta menjadi Haji yang Mabrur dan dapat kembali ke tanah air dengan selamat.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi akan terus menjaga keandalan operasional energi penerbangan selama periode Haji 2026, guna memastikan seluruh proses berjalan aman, lancar, dan tepat waktu. *WAN