SULTENG RAYA- Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) di Universitas Tadulako (Untad) Tahun 2026 diikuti sebanyak 9.992 peserta.
Pelaksanaan UTBK di kampus ini dijadwalkan berjalan selama 10 hari, dari tanggal 21 hingga 30 April 2026, panitia telah menyiapkan 20 sesi, menggunakan 26 ruangan dan diawasi sebanyak 506 pengawas.
Rektor Untad Prof. Dr. Ir. Amar, ST., MT mengingatkan kepada para panitia pelaksana agar dalam pelaksanaan UTBK-SNBT tersebut mengendepankan transparansi, akuntabilitas dan penuh kejujuran. “Kelulusan dipastikan bukan dari Rektor tapi kemampuan dari peserta sendiri melalui passing grade,”tegas Prof Amar, Selasa (21/4/2026).
Prof Amar juga mengingatkan kepada para calon mahasiswa dan orang tua calon mahasiswa agar tidak muda percaya janji manis para calo. Mengingat penentuan kelulusan tidak dapat diintervensi oleh siapapun, betul-betul murni dari kemampuan peserta. “Lebih baik perbanyak belajar, baik secara mandiri maupun lewat bimbel,”pesan Prof Amar.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana UTBK-SNBT Untad, Prof. Dr. Eng. Ir. Andi Rusdin, S.T., M.T., M.Sc menyampaikan, dari 9.992 peserta terdapat empat diantaranya penyandang disabilitas. Segala kebutuhan peserta dipastikan mendapatkan pelayanan maksimal.
Selain itu, dari sisi peminatan peserta bidang kesehatan kembali menjadi primadona. Tahun sebelumnya sempat bidang manajemen mendapatkan posisi tertinggi.
Dari sisi geografis, 90 persen peserta berasal dari Sulawesi Tengah, disusul Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan, “Khusus untuk Sulawesi Tengah Kota Palu masih mendominasi, menyusul Kabupaten Parigi dan Donggala,”sebut Prof Andi Rusdin. ENG
