Selain itu, untuk mendukung kesiapan alumni, Untad terus mengoptimalkan tracer study guna memantau keterserapan lulusan di dunia kerja. Guru besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Untad tersebut, menekankan pentingnya penguatan tracer study untuk memantau aktivitas alumni, posisi pekerjaan, dan relevansi pendidikan dengan dunia kerja. Di sisi lain, peran Ikatan Keluarga Alumni (IKA) juga dinilai strategis dalam memperluas jejaring, menyediakan informasi peluang kerja, serta meningkatkan kapasitas lulusan melalui pelatihan soft skill.
“ Dengan adanya sinergi antara kampus dan alumni, lulusan Universitas Tadulako diharapkan memiliki daya saing tinggi, baik dari sisi kompetensi akademik maupun keterampilan nonteknis di tengah masyarakat” pungkas Prof Djayani.
Wisuda ke 136 adalah wisuda kedua yang dihelat di tahun 2026. Berdasarkan data, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) mencatat jumlah wisudawan terbanyak dengan 340 orang. Disusul Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) sebanyak 183 orang, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dengan 172 orang.
Sementara itu, Fakultas Pertanian meluluskan 123 mahasiswa, diikuti Fakultas Teknik sebanyak 108 orang dan Fakultas Hukum 81 orang. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam menyumbang 71 lulusan, sedangkan Fakultas Kesehatan Masyarakat sebanyak 65 orang dan Fakultas Peternakan dan Perikanan 52 orang.*ENG

