Kolaborasi antara perusahaan pengolahan mineral, produsen baterai, dan industri kendaraan listrik di dalam kawasan sebagai upaya menciptakan rantai pasok terintegrasi, meningkatkan efisiensi sekaligus memerkuat daya saing Indonesia di pasar global.
“Dari sisi ketenagakerjaan, pertumbuhan investasi tersebut berdampak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja nasional. Sampai akhir Januari 2026, jumlah pekerja Indonesia di kawasan IMIP tercatat mencapai 89.849 orang,” sambung Yulius Susanto.
Sesuai data Departemen Human Resources PT IMIP, tercatat sebanyak 82.637 karyawan atau sekitar 92 persen berasal dari Sulawesi. Sementara 7.212 pekerja (8 persen) berasal dari luar Sulawesi, termasuk Pulau Jawa dan wilayah lainnya di Indonesia.
Lebih rinci, tenaga kerja asal Sulawesi Tengah mendominasi dengan jumlah 26.935 orang. Dari angka tersebut, sebanyak 14.613 pekerja merupakan warga lokal Morowali. Kondisi ini menunjukkan kontribusi langsung kawasan industri terhadap peningkatan kesempatan kerja dan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Ke depan, IMIP menargetkan penguatan kapasitas sumber daya manusia lokal melalui peningkatan pelatihan, sertifikasi kompetensi, serta kemitraan dengan lembaga pendidikan dan pelatihan vokasi,” kata Yulius Susanto.
Langkah ini diharapkan dapat memastikan keberlanjutan pertumbuhan industri sekaligus menambah nilai positif sosial ekonomi bagi masyarakat sekitar kawasan. *WAN