Hasil ini mendorong saya untuk berusaha merebut juara race di musim 2026,” ungkap Aldi Satya Mahendra. Weekend mengesankan ini mengantarkan rider asal Yogyakarta itu menempati peringkat 5 klasemen sementara dari hasil dua race dengan total 23 poin. ”Kami sangat bangga Aldi Satya Mahendra mencapai podium di seri pembuka World Supersport tahun ini.

Mengevaluasi perolehan tahun lalu, kami berharap dia masuk 10 besar hasil race di tahun ini. Ternyata prestasi hebat ditunjukkan Aldi Satya Mahendra jauh melampaui target yang memberikan momen historis bagi Indonesia juga Yamaha Racing Indonesia. Selanjutnya kami berharap dia akan melanjutkan tren positif ini terus mengumpulkan poin dari race-race berikutnya, serta bisa juara race di musim ini.

Masih ada 11 putaran yang akan berlangsung di Eropa, untuk itu Yamaha Racing Indonesia selalu mendukung dan mengevaluasi dari berbagai aspek agar tujuan dapat terwujud. Mohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Indonesia ,” papar Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Musim ini Aldi Satya Mahendra bergabung dengan AS Racing Team asal Italia, tim berpengalaman
lebih dari satu dekade berkompetisi di World Supersport dan World Superbike dengan sejumlah pencapaian podium dan kemenangan balapan. Skillnya makin terasah sehingga melejit dengan raihan podium pada seri pembuka musim ini.

Strategi tepat tim saat race 2 menggunakan ban slick ketika kondisi gerimis juga membantu Aldi Satya Mahendra berdiri di atas podium. Rekan setimnya, AlbertArenas asal Spanyol, berhasil menjuarai race 2 setelah sebelumnya finish ke-4 race 1. Rider asal Spanyol yang merupakan juara Moto3 tahun 2020 itu memimpin klasemen sementara mengoleksi 38 poin.*HJ