Ia menambahkan, kondisi lapak yang selama ini belum tertata justru menjadi perhatian serius. Kawasan rumah sakit sebagai fasilitas pelayanan publik harus terjaga ketertiban dan kenyamanannya, terutama bagi pasien dan pengunjung. Namun di sisi lain, denyut ekonomi rakyat kecil juga tidak boleh diputus begitu saja.

Keterlibatan lintas sektor dalam peninjauan tersebut mencerminkan pendekatan kolaboratif. Satpol PP, pemerintah kecamatan dan kelurahan, hingga manajemen rumah sakit dilibatkan sejak awal agar proses berjalan terukur dan minim gesekan sosial.

Langkah ini diharapkan menjadi titik awal penataan wajah kota yang lebih tertib dan manusiawi, di mana ruang publik berfungsi optimal, pelayanan kesehatan tetap nyaman, dan aktivitas ekonomi masyarakat kecil tetap terlindungi. Sebab di antara tenda-tenda sederhana itu, ada harapan yang tak boleh diabaikan. AJI