Direktur Lalu Lintas Polda Sulteng, Kombes Pol Agung Tri Widiantoro, selaku Kaopsda Operasi Keselamatan Tinombala 2026, mengungkapkan secara umum pelaksanaan operasi berjalan tertib dan lancar.

“Selama pelaksanaan Operasi Keselamatan Tinombala 2026, angka laka lantas meningkat jika dibandingkan tahun sebelumnya. Faktor penyebab tertinggi kecelakaan masih didominasi oleh faktor manusia, khususnya mendahului, berbelok, atau berpindah jalur, dengan jumlah 17 kasus,” ungkapnya.

Ia menjelaskan peningkatan jumlah pelanggaran menunjukkan masih perlunya upaya berkelanjutan dalam membangun kesadaran dan disiplin berlalu lintas di tengah masyarakat. Dirlantas mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para pengguna jalan, agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas, melengkapi kelengkapan kendaraan dan surat-surat, serta mengutamakan keselamatan sebagai kebutuhan bersama.

“Kami berharap kesadaran tertib berlalu lintas tidak hanya meningkat saat operasi berlangsung, tetapi menjadi budaya sehari-hari. Dengan disiplin dan kepatuhan bersama, kita dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas dan mewujudkan Kamseltibcarlantas yang aman, nyaman, dan selamat bagi seluruh masyarakat Sulawesi Tengah,”ujarnya. AMR