Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh Rizal mengatakan, Operasi SAR kecelakaan KLM Nur Ainun Balqis dengan POB 5 orang tenggelam di perairan Selat Makasar, Kabupaten Donggala.

Rizal menguraikan kronologi insiden itu yakni pada Kamis (12/2/2026) sekira pukul 02.00 Wita, KLM Nur Ainun Balqis dengan POB 5 orang berangkat dari pelabuhan Nunukan dengan tujuan pelabuhan orange (Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan) setelah memasuki perairan selat makasar pada TW 14 Februari 2026 pukul 03.00 Wita, kapal dihantam ombak besar hingga mengalami oleng dan akhirnya tenggelam. “Seluruh awak kapal melompat menyelamatkan diri dari kapal,” jelasnya.

Lalu, pada Minggu (15/2/2026) sekira pukul 20.00 Wita, kapal nelayan mitra dari Kabupaten Donggala menemukan 3 korban dalam keadaan selamat, sementara 2 lainnya masih sementara pencarian. Data lima korban masing-masing bernama Saharudin (47), Muh Alwi (32) dan Muksin (47) ditemukan selamat, sementara Guswan (47) dan Adam (20) masih dalam pencarian Tim SAR gabungan.

Unsur SAR terlibat yaitu Tim Rescue KPP Palu, ABK KN SAR Baladewa, Lanal Palu, Polairud, Saka SAR serta dibantu nelayan setempat. Untuk alut pendukung yang digunakan adalah KN SAR Baladewa, Rescue Car, Persar water, Peralatan Komunikasi, Pal SAR medis serta Pal SAR evakuasi.AMR